Teknologi Kecerdasan Buatan Bidang Bisnis
Kecerdasan Buatan adalah salah satu cabang Ilmu
pengetahuan berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk memecahkan persoalan
yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi. Hal Ini biasanya dilakukan dengan
mengikuti/mencontoh karakteristik dan analogi berpikir dari
kecerdasan/Inteligensia manusia, dan menerapkannya sebagai algoritma yang
dikenal oleh komputer. Dengan suatu pendekatan yang kurang lebih fleksibel dan
efisien dapat diambil tergantung dari keperluan, yang mempengaruhi bagaimana
wujud dari perilaku kecerdasan buatan. AI biasanya dihubungkan dengan Ilmu
Komputer, akan tetapi juga terkait erat dengan bidang lain seperti Matematika,
Psikologi, Pengamatan, Biologi, Filosofi, dan yang lainnya. Kemampuan untuk
mengkombinasikan pengetahuan dari semua bidang ini pada akhirnya akan
bermanfaat bagi kemajuan dalam upaya menciptakan suatu kecerdasan buatan.
Contoh salah satu perusahaan yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan
(AI) dalam bidang bisnis adalah Bank BCA. PT Bank Central Asia Tbk
(BCA) adalah bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini
didirikan pada 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV . Selama
hampir 60 tahun Bank BCA tak pernah berhenti menawarkan beragam solusi
perbankan yang menjawab kebutuhan finansial nasabah dari berbagai kalangan.
Melalui beragam produk dan
layanan yang berkualitas dan tepat sasaran, solusi finansial BCA mendukung perencanaan
keuangan pribadi dan perkembangan nasabah bisnis. Didukung oleh kekuatan
jaringan antar cabang, luasnya jaringan ATM, serta jaringan perbankan
elektronik lainnya, siapa saja dapat menikmati kemudahan dan kenyamanan
bertransaksi yang ditawarkan BCA.
Sesuai dengan komitmen
“Senantiasa di Sisi Anda”, kami akan terus berupaya menjaga kepercayaan dan
harapan nasabah serta para pemangku kepentingan. Memenangkan kepercayaan untuk
memberikan solusi terbaik bagi kebutuhan finansial para nasabah adalah suatu
kehormatan dan kebanggaan bagi BCA. BCA saat ini sudah menerapkan sistem
teknologi informasi di bidang bisnis, guna memudahkan nasabahnya untuk
melakukan transaksi. Sistem yang dibuat BCA untuk memudahkan masyarakat dalam
melakukan transaksi adalah e-Banking. Keuntungan yang didapat dari
penggunaan Teknologi Informasi :
- lebih
efisien
- hemat
waktu
- mudah
dilakukan, karena secara online
Teknologi
yang Digunakan
BCA
mengandalkan salah satu platform teknologi perbankan terdepan di
industri perbankan, yaitu Integrated Banking System, yang bersama dengan
sejumlah sistem aplikasi berorientasi tugas operasional lainnya secara terpadu
membentuk platform layanan untuk melakukan lebih dari 2 juta transaksi
per hari sepanjang tahun. Di BCA, Divisi TI bertanggung jawab
mengembangkan, mengelola dan memelihara proses teknologi informasi melalui
berbagai sistem aplikasi perbankan, sistem jaringan data yang menghubungkan
semua kantor cabang dan terminal ATM, dan Disaster Recovery Center (DRC),
kesemuanya dipantau dan dikendalikan secara berkesinambungan dari IT
Management Center di Kantor Pusat. Sejak tahun 2002, BCA memindahkan
fasilitas DRC ke Singapura sebagai upaya menjamin keberlangsungan operasional
bila terjadi krisis. Keberadaan sebuah sistem cadangan penuh (redundan
back-up) yang secara geografis terpisah dari sistem utama merupakan hal
penting dalam mengamankan jutaan transaksi BCA setiap harinya. Dengan dukungan
infrastruktur teknologi yang mapan, Singapura merupakan lokasi ideal untuk DRC
BCA. Dalam rangka menjamin keandalan sistem back-up data, pada November
2003, BCA mempercayakan IBM Singapura untuk mengoperasikan DRC dengan kontrak
operasional penuh. Di tahun 2003, BCA juga mengambil langkah-langkah penting
lainnya di bidang teknologi informasi dengan tujuan meningkatkan cakupan dan
keandalan sistem layanan Bank. Peluncuran Internet Banking bagi usaha
kecil dan menengah (UKM) pada Februari 2003.
Bersamaan
dengan peluncuran tersebut, pada jaringan elektronik internet banking bisnis
tersedia layanan yang secara khusus ditujukan kepada kalangan UKM. Selama
periode tahun 2003, berbagai fitur-fitur yang ada, seperti transfer pembayaran
dan pengiriman uang serta pengecekan saldo dan transaksi dikembangkan terus
menerus. Beberapa fitur tambahan yang sedang dikembangkan seperti sistem
penggajian, pengiriman valuta asing, dan fasilitas debit-credit otomatis antar
rekening yang diharapkan siap digunakan di tahun 2004. Untuk mendukung proses
kredit, pada bulan Januari 2003 disediakan Sistem Pembukaan Kredit. Sebagai
bagian dari upaya BCA untuk pembakuan proses dan persetujuan kredit, Divisi TI
mengembangkan sistem penilaian kredit komprehensif yang berfungsi sebagai basis
manajemen risiko kredit serta proses administrasi kredit. Sistem tersebut
melakukan secara otomatis pencatatan, evaluasi, persetujuan dan penyaluran
kredit, sehingga keseluruhan proses kredit dapat dihitung dan dijalankan secara
cepat dan akurat. Sejak diluncurkan, sistem tersebut telah diterapkan untuk
aplikasi kartu kredit dan kredit konsumer, dan akan diperluas dalam proses
kredit komersial dan korporasi.
Visi-Misi
Bank BCA
|
Visi
|
Misi
|
|
Bank pilihan utama andalan
masyarakat, yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia.
|
- Membangun
institusi yang unggul di bidang penyelesaian pembayaran dan solusi
keuangan bagi nasabah bisnis dan perseorangan.
- Memahami
beragam kebutuhan nasabah dan memberikan layanan finansial yang tepat
demi tercapainya kepuasan optimal bagi nasabah.
- Meningkatkan
nilai francais dan nilai stakeholder BCA.
|
Daftar
Pustaka