Sabtu, 01 April 2017

Softskill Animasi ke-1


Sejarah Animasi Dunia dan Indonesia 

            Siapa sih yang tidak kenal film animasi? Film yang dihasilkan oleh rekayasa dari perangkat lunak computer ini telah menjadi genre film yang diminati oleh banyak orang. Animasi boleh dibilang menjadi salah satu tambang emas di dunia hiburan. Film jenis ini selalu mampu meraih jumlah penonton yang besar sekaligus menyedot keuntungan yang tak sedikit. Bahkan, kini film animasi tidak lagi diproduksi hanya untuk anak-anak. Sudah ada animasi untuk remaja, bahkan dewasa. Film animasi “The Simpson” dan “Crayon Shinchan” contohnya. Meskipun tokoh utamanya juga ada anak-anak, mereka bukanlah tontonan yang ‘pas’ untuk anak-anak.
            Kata animasi berasal dari kata animation yang berasal dari kata dasar yaitu to anime di dalam kamus Indonesia inggris yang berarti menghidupkan. Lalu secara umum animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan, dan menggerakan benda mati. Di dalam animasi tersebut kita beri dorongan, kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi hidup atau hanya berkesan hidup.
            Pada jaman dulu manusia telah mencoba menganimasi gerak gambar tetapi menggunakan binatang mereka, seperti yang ditemukan oleh para ahli purbakala di gua Lascaux Spanyol Utara yang berumur kira-kira dua ratus tahun lebih. Mereka mencoba untuk menangkap gerak cepat lari binatang, seperti celeng, bison atau kuda, digambarkannya dengan delapan kaki dalam posisi yang berbeda dan bertumpuk (Hallas and Manvell 1973). Orang Mesir kuno menghidupkan gambar mereka dengan urutan gambar-gambar para pegulat yang sedang bergumul, sebagai dekorasi dinding. Dibuat sekitar tahun 2000 sebelum Masehi (Thomas 1958). Lukisan Jepang kuno memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup, dengan menggelarkan gulungan lukisan, dibuat pada masa Heian(794-1192) (ensiklopedi Americana volume 19, 1976). Kemudian muncul mainan yang disebut Thaumatrope sekitar abad ke 19 di Eropa, berupa lembaran cakram karton tebal, bergambar burung dalam sangkar, yang kedua sisi kiri kanannya diikat seutas tali, bila dipilin dengan tangan akan memberikan santir gambar burung itu bergerak (Laybourne 1978).
            Lalu bagaimana dengan sejarah film animasi di Indonesia? Pada tahun 1955 Indonesia sudah mampu membuat film animasi seiring dengan munculnya film berjudul “Si Doel Memilih” karya Dukut Hendronoto. Namun, pada saat itu animasi hanya digunakan  untuk kepentingan politik saja. Film animasi 2 dimensi tentang kampanye pemilihan umum pertama di Indonesia itu menjadi awal dimulainya animasi modern di negeri ini.
Awal 70-an, terdapat studio animasi di Jakarta bernama Anima Indah yang didirikan oleh seorang warga Amerika. Anima Indah termasuk yang mempelopori animasi di Indonesia karena menyekolahkan krunya di Inggris, Jepang,Amerika dan lain-lain. Anima berkembang dengan baik namun hanya berkembang di bidang periklananan saja. Di tahun 70-an banyak film yang menggunakan kamera seluloid 8mm, banyaknya penggunaan kamera untuk membuat film tersebut, akhirnya menjadi penggagas adanya festival film. Di sana terdapat beberapa film animasi seperti Batu Setahun, Trondolo, Timun Mas yang disutradarai Suryadi alias Pak Raden (animator Indonesia Pertama).
Era 80-an ini anggap sebagai kebangkitan animasi Indonesia. Karena terbukti dengan maraknya film animasi diantaranya rimba si anak angkasa, yang disutradarai Wagiono Sunarto,  “Si Huma” yang merupakan animasi untuk serial TV, dan animasi PetEra.
Berlanjut ke tahun ’90-an, di tahun ini bertaburan dengan berbagai film animasi diantaranya Legenda Buriswara, Nariswandi Piliang, Satria Nusantara (kala itu masih menggunakan kamera film seluloid 35mm), kemudian ada serial Hela,Heli,Helo yang merupakan film animasi 3D pertama yang di buat di Surabaya. Tahun 1998 mulai bermunculan film-film animasi yang berbasis cerita rakyat seperti Bawang Merah dan Bawang Putih, Timun Mas dan petualangan si Kancil. Di era 90-an ini banyak terdapat animator lokal yang menggarap animasi terkenal dari jepang seperti Doraemon dan Pocket Monster.
Pada era 2000-an, diantara sekian banyak studio animasi di Indonesia, Red Rocket Animation termasuk yang paling produktif. Pada tahun 2000 Red Rocket memproduksi beberapa serial animasi TV seperti Dongeng Aku dan Kau, Klilip dan Puteri Rembulan, Mengapa Domba Bertanduk dan Berbuntut Pendek, Si Kurus dan Si Macan, pada masa ini serial animasi cukup populer karena menggabungkan 2D animasi dengan 3D animasi. Pada tahun 2003, serial 3D animasi merambah layar lebar diantaranya Janus Perajurit Terakhir, menyusul kemudian bulan Mei 2004 terdapat film layar lebar 3D animasi berdurasi panjang yaitu Homeland. Film animasi berdurasi 30 menit itu dianggap sebagai film animasi 3 dimensi yang pertama di Indonesia dan menjadi awal dari dunia peranimasian di bumi Nusantara.

Software Animasi
1. Plastic Animation Paper


Plastic Animation Paper merupakan aplikasi sederhana, efektif dan salah satu yang terbaik untuk membuat animasi 2D atau kartun di 2D.
Plastic Animation Paper menyediakan banyak fitur yang bermanfaat, seperti: menggambar area, menyisipkan gambar berwarna, menyeting frame rate, fitur zoom , menambahkan musik, dll.

2. Pencil

Pencil merupakan perangkat lunak yang memungkinkan kita untuk membuat animasi 2D dengan mudah menggunakan beberapa alat dan fitur sederhana. Beberapa fitur utamanya adalah: mengatur frame rate, impor gambar , impor suara, menyisipkan warna, dll.
Pencil dapat mengekspor hasil animasi dengan format SWF (Flash Video), X Sheet, Movie, dll. Pencil juga merupakan aplikasi open source, portabel dan cross-platform ( tersedia untuk Mac, Linux dan OS lainnya).

3. Synfig Studio

 
Synfig Studio merupakan software animasi 2D gratis dengan banyak fitur berkualitas. Tampilan utamanya dibagi menjadi empat jendela yang berbeda antara lain : tools window, navigator window, editing window, dan parameters window.
Software dapat digunakan secara efektif untuk  menciptakan animasi bergerak 2D dan film berkualitas tinggi . Synfig Studio juga merupakan aplikasi open source dan cross-platform (tersedia untuk Mac OS dan Linux juga).

4. Tupi Open 2D Magic

Tupi Open 2D Magic adalah program animasi 2D yang menyediakan banyak tools dan fitur yang berguna untuk membuat animasi 2D.
Beberapa alat untuk membuat animasi yang berguna: Pencil, Color, Tweening, dll. Tupi Open 2D Magic juga dapat mengimpor file gambar “SVG” kedalam animasi.
Tupi Open 2D Magic juga dapat mengekspor animasi untuk berbagai gambar dan file video seperti: Flash video, MPG, AVI, PNG array, JPG array dll. Tupi Open 2D Magic merupakan palikasi berkualitas yang Juga tersedia untuk Linux, Mac OS dan lainnya.  

5. Vectorian Giotto


Vectorian Giotto adalah perangkat lunak yang efektif dan kaya fitur untuk menciptakan animasi flash 2D yang kompleks.
Vectorian Giotto menyediakan beberapa alat yang sangat berguna, efek dan fitur untuk membuat animasi. Beberapa alat yang disediakan antara lain : shapes, pencil, brush, text tool, eye dropper, dll juga dapat menyisipkan gambar, suara, adegan, waktu, dll dalam animasi.
Perlu diketahui Vectorian Giotto memiliki ukuran yang cukup kecil dengan file setup hanya sekitar 8 MB.

6. Light Wave


Lightwave 3D merupakan perangkat lunak computer grafis 3D yang dikembangkan oleh NewTek. Telah digunakan dalam film, televise, grafis animasi, lukisan matte digital, efek visual, pengembangan video game, desain produk, visualisasi arsitektur, produksi virtual, dan video music.




Daftar Pustaka




Tidak ada komentar:

Posting Komentar